Beranda

Buah Keuletan, Ketekunan dan Kerja Keras

 Dirikan Pabrik Sepatu Bermodal Rp 10 Juta

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil. Hal itu dibuktikan Tri Mulyo (50), warga Jl Jaksa Agung Suprapto, RT 01 RW 01, Dusun Kedondong, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Berbekal uang Rp10 juta, ia kini sukses membangun industri sandal dan sepatu. Seperti apa kisahnya?

Tri mengaku sudah hampir 18 tahun menekuni bisnis tersebut. Karena konsistensinya, usahanya tersebut terus berkembang. Ia mengatakan produknya tak kalah dengan sepatu dan sandal bermerk yang ada di mall atau distro ternama. Tri menamakan usaha miliknya dengan sebutan “Three Star’s”.

Ditemui wartawan media online di sela-sela melayani pembeli yang datang ke toko sekaligus tempat tinggalnya, Tri mengatakan bahwa asal muasal dirinya terjun ke bisnis sepatu dan sandal berawal dari dirinya yang menjadi korban PHK (pemutusan hubungan kerja), lantaran perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebakaran dan mengakibatkan kerugian material hingga miliaran rupiah.

Penjualan Sepatu Jatim Menurun

Triwulan I 2016
Penjualan Sepatu dari Jatim Menurun


Penjualan sepatu wanita dan berbagai jenis alas kaki dari Jawa Timur ke berbagai daerah di Indonesia dan ekspor pada triwulan I 2016 menurun 40 persen jika dibanding periode yang sama tahun 2015, karena harga alas kaki yang naik sebagai imbas upah minimum kabupaten (UMK) yang mengalami kenaikan 10-15 persen pada 2016.

Seperti dikhawatirkan sejumlah pelaku industri alas kaki di Jawa Timur terhadap kenaikan UMK yang bisa berimbas pada penjualan, terbukti industri alas kaki di Jatim turun drastis pada triwulan I 2016. "Untuk total penjualan saya tidak bisa sebutkan, namun dalam tiga bulan awal penurunan penjualan hingga 40 persen jika dibanding periode yang sama pada tahun lalu. Penurunan penjualan lantaran harga alas kaki yang naik karena UMK yang naik hampir 10-15 persen pada tahun ini," jelas Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jatim Winyoto Gunawan, di Surabaya, (19/04/16).

Sepatu Fashion Wanita Tembus Manca Negara

Sepatu Fashion Jasmine Elizabeth,
Produk Indonesia Yang Diminati Luar Negeri


Sepatu fashion wanita buatan Indonesia Jasmine Elizabeth memang baru diluncurkan, sekaligus baru pertama kali turut dalam Indonesia Fashion Week (IFW) 2016. Meskipun demikian, sepatu handmade buatan Bali ini sudah langsung diminati pasar luar negeri, seperti Australia, Eropa dan Amerika Serikat.

Mengapa bisa begitu ? Pasalnya, Agie Purwa perajin sepatu Bali sudah memulai bisnis sepatu sejak sepuluh tahun yang lalu dengan mengerjakan pesanan butik-butik dari Luar negeri. Baru pada akhir tahun 2015 lalu Agie meresmikan merknya sendiri, Jasmine Elizabeth yang diambil dari nama anak keduanya.

Sepatu Anak

Menyusul Sepatu Wanita
Bisnis Sepatu Anak Mulai Marak


Sepatu wanita sebagai perangkat fashion memiliki pasar yang potensial di kalangan masyarakat yang kesadaran fashionnya makin berkembang, selanjutnya perhatian para ibu tertuju pada buah hati mereka. Karena itu produk sepatu anak yang kurang mendapat perhatian para pelaku pasar dari segi model seharusnya dikoreksi.

Anak-anak belum memiliki wawasan fashion untuk penampilan mereka, tetapi para ibu yang modis akan lebih peduli dengan style sepatu anak-anak mereka. Jika beberapa tahun sebelumnya sepatu anak-anak hanya diproduksi satu model untuk beberapa ukuran, kini setiap ukuran sesuai dengan perkembangan usia anak harus mendapat sentuhan desain yang lebih individual.

Sabu Dalam Sepatu Wedges

Polisi Ringkus Pengiriman Sabu
Dalam Sepatu Wanita Model Wedges


Sepatu wanita model Wedges ternyata bisa dipakai menyamarkan pengiriman narkoba. Meskipun kesadaran hukumnya terbelakang tapi seorang pengedar narkoba cukup pintar untuk memanfaatkan hak sepatu wedges yang memiliki konstruksi tunggal dan tebal dengan cara membuatnya berongga lalu menyimpan sabu ke dalamnya.

Setiap hak sepatu diisi sekitar 253 gram sabu-sabu, total yang disimpan dalam beberapa sepatu model Wedges tersebut berjumlah 1,14 kilogram dengan nilai sekitar Rp 1,2 miliar. Sang bandar mengira sudah cukup aman, ternyata petugas Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) DIY masih lebih jeli.

Sepatu Wanita Murah di Jakarta

Belanja Sepatu Wanita Murah di Jakarta


Sepatu wanita yang dijual murah di Jakarta sekilas nampak kurang masuk akal mengingat standar kebutuhan hidup di Jakarta cukup tinggi. Tetapi ternyata meskipun berstatus sebagai ibukota yang nota bene kota terbesar se Indonesia, Jakarta juga memiliki destinasi wisata belanja sepatu dengan harga merakyat.

Adalah Pasar Taman Puring yang terletak di kawasan Kebayoran Baru, tepatnya di Jalan Kyai Maja, RT.7/RW.1, Kramat Pela,  Jakarta Selatan. Pasar Taman Puring terkenal dengan beragam sepatu yang ditawarkan. Anda bisa menemukan sepatu-sepatu berkualitas dengan harga yang terjangkau dan bisa ditawar sehingga menjadi incaran semua kalangan masyarakat. Tua, muda, laki-laki, maupun perempuan, semua berbelanja di sini. Tentu, kebanyakan dari mereka mencari sepatu.

Pelatihan Enterpreneur

Pelatihan Enterpreneur Menambah Nilai Lilin


Kurang lebih 50 orang pengurus koperasi wanita se Kabupaten Malang mengikuti pelatihan singkat cara membuat lilin hias di Gedung KUD Pakis di Jalan Asri Katon pakis Kabupaten Malang. Seperti namanya, tujuan pelatihan kali ini adalah menumbuhkan kreativitas peserta dalam membuat lilin hias. Pelatihan ini juga dapat menumbuhkan jiwa enterpreneur pada pesertanya, karena dengan membuat lilin hias, mereka dapat membuat nilai jual yang lebih pada lilin.

Pelatihan dilakukan pada hari Jum:at  tanggal 1 April 2016, di Aula KUD Pakis Kabupaten Malang, dalam pelatihan ini dengan intruktur  Sulistyo Purbaningrum  ( Lilin Cantik Pijar Mas ) Perum Pakunden D1no.7 Tanjung Sari Kota Blitar.